Do’s and Don’ts Sebelum & Sesudah Vaksin

Di tengah pandemi Covid-19 yang kian meningkat beberapa pekan ini, pemerintah negara Indonesia selalu mengajak warga negaranya untuk melakukan vaksinasi. Segala upaya selalu dikerahkan oleh pemerintah agar semakin banyak rakyatnya yang mendapatkan vaksin. Bahkan pemerintah sendiri mempunyai target sebanyak 2 juta vaksin per hari disuntikkan kepada rakyat dan target ini telah dicapai pada beberapa hari yang lalu. Hingga saat ini warga Indonesia yang tercatat telah menerima vaksin sebanyak kurang lebih 54 juta.

Ada 3 jenis vaksin yang sudah tersedia di Indonesia yaitu Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm. Sinovac merupakan vaksin yang berasal dari perusahaan China National Pharmaceutical Group yang mana vaksin ini dikembangkan dengan teknologi virus yang dilemahkan dengan proses kimiawi. Kemanjuran dari Sinovac ini berdasarkan uji klinik fase 2 di Indonesia sebesar 65,3 persen. Selanjutnya, AstraZeneca merupakan vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan vaksin asal Inggris bersama ilmuwan di University of Oxford dan vaksin ini berbasi vaksin vektor adenovirus simpanse. Kemanjuran dari vaksin ini sebesar 64,1 persen pada suntikan pertama dan 70,4 persen pada suntikan kedua. Terakhir, Sinopharm merupakan vaksin yang dikembangkan di Beijing Bio Institute Biological Product yang mana hampir serupa dengan Sinovac yaitu dengan virus yang dimatikan. Kemanjuran dari Sinopharm ini sebesar 78 persen.

Ketiga vaksin tersebut sudah pasti dapat melindungi diri kita dari virus Covid-19 ini. Maka, apapun vaksin yang Anda terima sudah pasti yang terbaik. Akan tetapi, masih banyak warga Indonesia yang belum mengerti apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah menerima vaksin. Berikut tips-tips yang perlu diperhatikan sebelum dan sesudah Anda menerima vaksin :

 

  • DO’S (BOLEH) :
    • Mengonsumsi paracetamol jika demam, menggigil, atau pegal-pegal setelah vaksinasi
    • Jika memiliki penyakit penyerta (komorbid), konsultasi ke dokter sebelum melakukan vaksinasi
    • Mencukupi kebutuhan nutrisi sebelum dan sesudah vaksinasi
    • Istirahat yang cukup
    • Melanjutkan rutinitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan

 

  • DON’TS (TIDAK)
    • Mengabaikan nasihat, petunjuk, atau larangan dokter yang berkaitan dengan penyakit penyerta (komorbid)
    • Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol
    • Melakukan olahraga berlebihan
    • Mendatangi tempat pelayanan vaksinasi dalam kondisi kurang sehat
    • Menekan, memijat, atau menggosok bagian bekas suntikan
    • Menerima vaksin dosis kedua dengan jenis yang berbeda dengan dosis pertama
    • Mengabaikan protokol kesehatan 3M sesudah vaksinasi

Bagikan informasi ini :

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email